Mau kenal Lebih Jauh dengan Saya? Yuk Add my Facebook..^_^
Senin

Pengertian Pemimpin dan Ciri-cirinya


Seorang pemimpinlah yang bertanggung jawab atas kegagalan suatu pekerjaan, merupakan suatu ungkapan yang mendudukan posisi pemimpin dalam suatu organisasi pada posisi yang terpenting dan akan selalu mempertanggung jawabkan kepemimpinannya (Miftah Thoha, 2003:1)
Menurut Siagian (2003:32) dalam buku filsafat administrasi edisi revisi cetakan ke-18, tugas terpenting dan terutama dari seorang pemimpin ialah untuk memimpin orang, memimpin pelaksanaan pekerjaan, dan memanfaatkan sumber-sumber materil secara maksimal.Untuk melaksanakan tugas itu dengan baik, seorang pemimpin harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Memiliki kondisi fisik yang sehat sesuai dengan tugasnya. Tugas kepemimpinan tertentu menuntut sifat kesehatan tertentu pula.
2.      Berpengalaman luas. Berpengalaman luas tidak selalu dapat diidentikkan dengan berpendidikan tinggi. Ada sekelompok orang yang yang meskipun pendidikan tinggi, pandangannya masih sempit, yaitu terbatas kepada bidang keahliannya saja. Sebaliknya orang yang tidak berpendidikan tinggi, akan tetapi karena pengalamannya dan kemauan keras untuk self development memiliki pengetahuan yang luas tentang banyak hal.
3.      Mempunyai keyakinan bahwa organisasi akan berhasil mencapai tujuan yang telah ditentukan melalui dan berkat kepemimpinannya.
4.      Mengetahui dengan jelas sifat hakiki dan kompleksitas dari tujuan yang hendak dicapai.
5.      Memiliki stamina (daya kerja) dan antusiasme yang besar.
6.      Gemar dan cepat mengambil kesimpulan.
7.      Objektif dalam arti dapat menguasai emosi dan lebih banyak mempergunakan rasio.
8.      Adil dalam memperlakukan bawahan.
9.      Menguasai prinsip-prinsip human relations. Seorang pemimpin yang baik harus dapat memusatkan perhatian, tindakan, dan kebijaksanaannya, kepada pembinaan teamwork yang intim dan harmonis. Hal ini berarti kemampuan utnuk membedakan manusia dengan alat-alat produksi lainnya.
10.  Menguasai teknik-teknik berkomunikasi
11.  Dapat dan mampu bertindak sebagai penasihat, guru, dan kepala terhadap bawahannya tergantung atas situasi dan masalah yang dihadapi.
12.  Mempunyai gambaran yang menyeluruh tentang semua aspek kegiatan organisasi.
Harus ditambahkan bahwa tidak ada seorang manusia pun yang serta-merta memiliki semua ciri-ciri tersebut di atas. Karena itu sangat penting bagi seorang pemimpin untuk menganalisis diri sendiri untuk melihat cir-ciri kepemimpinan apa yang telah dimilikinya dan ciri-ciri apa yang masih perlu dikembangkannya melalui pendidikan, baik pendidikan yang bersifat format maupun bersifat informal.
Sumber
1.      Thoha, Miftah.. 2003. Kepemimpinan dalam Manajemen Suatu Pendekatan Perilaku. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
2.      Siagian, Sondang P. 2003. Filsafat Administrasi. cetakan kedelapan belas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
3.      Siagian, Sondang P. 2003. Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
4.      Thoha, Miftah. 2003. Materi Kepemimpinan. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK.

0 komentar: